Menjadi seorang istri sekaligus menantu yang baik terkadang menjadi sangat sulit dan mudah oleh sebagian orang. Banyak yang mengatakan jika menjadi menantu yang disukai oleh mertua itu sulit. Tetapi tidak sedikit pula ada mertua yang sangat menyayangi menantunya. Pada pembahasan di sini akan dijelaskan mengenai hak dan kewajiban seorang menantu menurut pandangan Islam.

Hak dan Kewajiban Menantu di Dalam Islam

Sebagai seorang istri yang sholehah itu senantiasa harus patuh kepada suami dan juga bisa menghormati orang tua baik itu orang tua kandung atau pun mertua. Jika kedua hal itu dilakukan maka nantinya anak-anak akan meniru apa yang dilakukan oleh ibunya. Dengan demikian, Anda bisa mengajarkan hal yang benar untuk anak-anak Anda. Berikut ini ada beberapa poin hak serta kewajiban yang harus dilakukan oleh menantu.

  1. Patuh kepada suami

Hal yang paling wajib dilakukan oleh seorang istri adalah patuh kepada suami. Setelah ijab Kabul diucapkan, maka sang suami berhak atas istrinya, menanggung semua dosa-dosanya, bertanggung jawab atas semuanya mulai dari lahir hingga batin. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban istri untuk selalu patuh dan berbakti kepada suaminya. Suami sudah menjadi prioritas utama dan nomor satu, jadi orang tua istri harus bisa mengerti karena semua beban tanggung jawab sudah dipikul oleh suami.

  1. Menyayangi mertua sebagaimana orang tua kandungnya

Menikah itu tidak hanya menikah dengan orang yang dicintai saja tetapi juga harus mencintai orang tua pasangan. Terlebih lagi menjadi seorang menantu, harus senantiasa menyayangi mertua dan layaknya orang tua kandung sendiri. Hal ini sudah menjadi kewajiban sebagai menantu karena bagaimana pun juga mertua adalah orang yang sudah melahirkan serta membesarkan pasangan Anda.

  1. Mendapatkan nafkah lahir batin

Kemudian berbicara soal hak istri atau menantu adalah mendapatkan nafkah baik itu lahir maupun batin. Istri berhak mendapatkan nafkah dari suaminya baik itu berupa materi atau pun nafkah batin. Sebagai seorang suami, Anda harus bertanggung jawab kepada istri untuk selalu memberikan nafkah. Istri itu sedari kecil hidup bersama kedua orang tuanya, setelah adanya ijab Kabul maka istri harus ikut dengan suami. Suami pun harus bertanggung jawab atas dirinya.

  1. Mendidik anak-anaknya

Mendidik anak-anak itu sudah merupakan tugas dari kedua orang tua tetapi utamanya adalah istri. Istri adalah seorang ibu dari anak suaminya sehingga sudah menjadi kewajibannya untuk mendidik anak-anak menjadi sholeh dan sholehah.

  1. Melayani suami dengan baik

Kewajiban dari seorang istri selain patuh kepada suami adalah melayani suami. Entah itu melayani semua kebutuhan sehari-harinya seperti makanan, pakaian hingga kebutuhan seksualnya. Istri harus senantiasa melayani dengan baik tanpa mengeluh. Terkadang ada seorang istri yang tidak mau melayani suaminya dengan iklas dan sudah menjadi tanggung jawab suami untuk selalu membimbing istri dan memberikan pengertian apa saja yang sudah menjadi kewajibannya.

hak dan kewajiban seorang menantu utamanya istri di atas harus dipenuhi supaya menjadi seorang istri yang baik. Seorang suami pun juga harus membimbing istrinya supaya lebih baik lagi menjalankan kewajibannya. Kemudian suami juga jangan melulu menuntut istrinya untuk menjalankan kewajibannya, suami pun juga harus memenuhi semua hak istri supaya keharmonisan dalam berumah tangga tetap terjaga. Untuk mendapatkan kehidupan berumah tangga yang sakinah, mawadah dan warohmah itu memang sangat mudah bila suami dan istri saling bekerja sama membangun rumah tangga yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *